Mengenal Kucing Busok: Ras Asli Madura yang Resmi Diakui Dunia
Mengenal lebih dekat karakteristik unik Kucing Busok, ras kucing endemik asli Nusantara dari Pulau Raas Madura yang berhasil meraih pengakuan dunia (WCF).
Kucing adalah salah satu jenis hewan peliharaan paling populer yang tersebar luas di seluruh penjuru bumi. Mamalia berbulu lebat ini diketahui memiliki lebih dari 20 jenis ras murni yang diakui secara global, seperti Persia, Bengal, hingga Siamese. Namun tahukah Anda bahwa Indonesia ternyata juga memiliki ras kucing endemik murni? Kenalkan, Kucing Busok, si kucing ras Nusantara yang kini telah diakui oleh mata dunia!
Ciri Khas dan Karakteristik Fisik Kucing Busok
Kucing Busok adalah kucing ras asli yang berasal dari daerah kepulauan Madura, tepatnya endemik di Pulau Raas. Secara anatomi, bentuk wajah hewan karnivora ini tampak sedikit lebih garang menyerupai kucing liar atau macan tutul mini, dengan struktur postur tubuh yang jauh lebih besar dan tegap dibandingkan ras domestik kampung (Felis catus) pada umumnya. Bentuk kepalanya cenderung persegi di area atas dan menyempit lancip pada bagian dagu.
Keunikan utama Kucing Busok terletak pada mantel bulunya yang tebal, sangat halus, dan berukuran sedang (medium-hair). Kucing ini didominasi oleh warna bulu abu-abu kebiruan polos (blue slip), yang sangat mirip dengan tekstur bulu kucing ras elit Eropa seperti British Shorthair maupun Russian Blue.
Sebuah penelitian genetik yang dilakukan oleh Ronny Rachman Noor pada tahun 2009 mengungkap bahwa Kucing Busok memiliki marka genetik ras kucing khas wilayah Asia, yang salah satunya ditandai dengan ujung tulang ekor yang membengkok (kinked tail). Selain warna abu-abu kebiruan, masyarakat lokal juga sering menemukan variasi genetik Busok berwarna coklat susu yang kerap dijuluki dengan nama "Kucing Kecubung".
Sejarah Endemik Kucing Pulau Raas
Beberapa literatur lama menduga Kucing Busok merupakan hasil persilangan genetika purba dari ras Kucing Korat asal Thailand yang terbawa kapal dagang nusantara di masa lampau. Menurut salah satu akademisi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM, Slamet Raharjo, inisiasi dan upaya konservasi untuk mendaftarkan Kucing Busok sebagai identitas ras asli Indonesia sebenarnya telah digaungkan sejak tahun 2008.
Kelestarian darah murni kucing ini di Pulau Raas tidak lepas dari kuatnya mitos yang beredar di tengah masyarakat lokal setempat. Mitos tersebut meyakini bahwa siapa pun yang berani menyelundupkan Kucing Busok keluar dari perairan Pulau Raas akan tertimpa kesialan hingga kapalnya tenggelam. Mitos inilah yang tanpa disadari membuat genetik ras Kucing Busok terisolasi secara sempurna dan terjaga kemurniannya selama berabad-abad. Di pasar kolektor fauna hias eksotis, anakan kucing ras Madura ini ditaksir memiliki nilai adopsi mencapai angka jutaan rupiah.
Mendapat Pengakuan The World Cat Federation (WCF)
Setelah melewati jalan panjang dan serangkaian uji klinis internasional, kabar membanggakan akhirnya datang. Kucing Busok resmi mendapatkan pengakuan global sebagai kucing ras asli dari Indonesia (Madura, Jawa Timur).
Sertifikat pengakuan dan standardisasi bergengsi ini diterbitkan langsung oleh The World Cat Federation (WCF), sebuah asosiasi klub registrasi dan pameran kucing internasional terbesar yang bermarkas besar di Jerman dan telah didirikan sejak tahun 1988 silam di Kota Rio de Janeiro, Brasil.
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Menyenangkan
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)