Kenapa Cabai Terasa Pedas? Ini Penyebab dan Manfaat Capsaicin bagi Kesehatan

Rasa pedas pada cabai berasal dari senyawa capsaicin yang memicu sensasi panas di mulut. Selain memberi rasa pedas, capsaicin juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh.

Des 24, 2022 - 13:08
Diperbarui: 3 tahun yang lalu
1 0
Kenapa Cabai Terasa Pedas? Ini Penyebab dan Manfaat Capsaicin bagi Kesehatan
Tumpukan cabai merah segar yang mengandung capsaicin sebagai penyebab rasa pedas pada cabai.

Cabai merupakan salah satu bahan makanan yang sangat populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain memberikan cita rasa khas pada masakan, cabai juga dikenal karena sensasi pedas yang ditimbulkannya.

Tidak sedikit orang yang bertanya-tanya mengenai penyebab cabai terasa pedas. Ternyata, sensasi tersebut berasal dari senyawa alami bernama capsaicin yang terdapat pada jaringan cabai.

Kenapa Cabai Bisa Terasa Pedas?

Rasa pedas pada cabai berasal dari senyawa capsaicin. Ketika dikonsumsi, capsaicin akan berinteraksi dengan reseptor saraf bernama TRPV1 yang bertugas mendeteksi panas dan suhu tinggi pada tubuh.

Akibatnya, otak akan menerima sinyal seolah-olah mulut sedang terkena panas atau terbakar, padahal sebenarnya tidak terjadi kerusakan jaringan. Inilah alasan mengapa sensasi pedas bukan termasuk rasa dasar seperti manis, asin, asam, pahit, atau umami, melainkan sensasi panas yang dirasakan oleh sistem saraf.

Kadar capsaicin pada setiap jenis cabai berbeda-beda. Semakin tinggi kandungan capsaicin, maka semakin pedas pula cabai tersebut.

Skala Kepedasan Cabai Menurut SHU

Tingkat kepedasan cabai diukur menggunakan satuan Scoville Heat Unit (SHU). Semakin tinggi nilai SHU, maka semakin tinggi pula kandungan capsaicin yang dimiliki cabai tersebut.

  • Cabai Jalapeno: sekitar 2.500 hingga 8.000 SHU.
  • Cabai Rawit: sekitar 50.000 hingga 100.000 SHU.
  • Cabai Habanero: sekitar 100.000 hingga 350.000 SHU.
  • Cabai Carolina Reaper: dapat mencapai lebih dari 2 juta SHU.

Tingkat kepedasan juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti jenis tanah, intensitas sinar matahari, suhu, ketersediaan air, hingga metode budidaya yang digunakan.

Manfaat Capsaicin bagi Kesehatan

1. Membantu Mengurangi Nyeri

Capsaicin memiliki sifat analgesik yang sering dimanfaatkan dalam beberapa produk salep atau krim untuk membantu meredakan nyeri otot dan sendi.

2. Mendukung Metabolisme Tubuh

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa capsaicin dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran kalori dalam tubuh.

3. Mengandung Antioksidan

Cabai mengandung vitamin C, vitamin A, dan berbagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

4. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

Konsumsi cabai dalam jumlah wajar dapat membantu mendukung kesehatan pembuluh darah dan sirkulasi darah.

5. Meningkatkan Nafsu Makan

Aroma dan sensasi pedas dari cabai dapat meningkatkan selera makan pada sebagian orang.

Apakah Mengonsumsi Cabai Aman?

Mengonsumsi cabai umumnya aman bagi kebanyakan orang apabila dilakukan dalam jumlah yang wajar. Namun, bagi penderita gangguan lambung atau saluran pencernaan tertentu, konsumsi makanan terlalu pedas dapat memicu ketidaknyamanan.

Oleh karena itu, penting untuk menyesuaikan tingkat konsumsi cabai sesuai kondisi kesehatan masing-masing.

Kesimpulannya, rasa pedas pada cabai berasal dari kandungan capsaicin yang memicu reseptor panas pada tubuh. Selain memberikan sensasi pedas yang khas, senyawa ini juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan apabila dikonsumsi secara bijak.

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Menyenangkan Menyenangkan 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0

Komentar (0)

User