Fakta Anggrek Monyet: Tumbuhan Unik Menyerupai Wajah Primata
Persis dengan binatang mamalia yang kerap bergelantungan di pohon, bentuk bunga dari tanaman eksotis ini sering membuat banyak orang terkecoh dan takjub.
Di belahan bumi yang begitu luas ini, terdapat banyak sekali keunikan flora dan fauna yang menakjubkan. Berbicara mengenai keanekaragaman hayati, pernahkah Anda mendengar tentang Anggrek Monyet? Bagi para pencinta tanaman hias, nama ini mungkin sudah tidak asing lagi. Namun, bagi Anda yang baru pertama kali mendengarnya, mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Asal-Usul dan Penemuan Anggrek Monyet
Anggrek Monyet, yang secara global dikenal dengan sebutan Monkey Orchid (Dracula simia), merupakan tanaman hias eksotis yang berasal dari kawasan hutan Ekuador Tenggara dan Peru. Spesies unik ini pertama kali ditemukan pada tahun 1978 oleh seorang ahli botani bernama Carlyle A. Luer. Tanaman ini merupakan salah satu dari sekitar 10.000 spesies anggrek yang dapat tumbuh subur di wilayah tropis.
Tumbuhan dengan bunga menyerupai wajah primata ini tergabung dalam 118 spesies anggrek dari genus Dracula. Penamaan "Dracula" (bermakna naga kecil) diberikan karena bunga ini memiliki dua kelopak memanjang dan meruncing ke bawah, menyerupai taring makhluk pengisap darah dalam legenda. Sebelum diklasifikasikan ke dalam genus Dracula, Anggrek Monyet dulunya sempat dimasukkan ke dalam kelas Masdevallia.
Karakteristik Fisik dan Habitat Asli
Bentuk bunganya yang sangat presisi menyerupai wajah kera sering kali membuat banyak orang terkecoh dan tidak menyangka bahwa tumbuhan ini masih satu keluarga dengan anggrek (Orchidaceae). Ditambah dengan susunan kelopak bunganya yang menawan, siapa pun yang melihatnya pasti akan merasa kagum.
Di habitat aslinya, Anggrek Monyet hanya dapat tumbuh di daerah pegunungan Ekuador, Kolombia, dan Peru pada ketinggian 1.000 hingga 2.000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan epifit ini sangat menyukai lingkungan yang lembap, bersuhu sejuk, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung (ternaungi).
Tanaman ini membutuhkan kesabaran ekstra untuk dirawat, karena memerlukan waktu sekitar 3 hingga 8 tahun untuk bisa memekarkan bunganya pertama kali. Namun istimewanya, bunga eksotis ini bukanlah tipe bunga musiman; ia dapat mekar kapan saja sepanjang tahun jika syarat tumbuhnya terpenuhi.
Tantangan Budidaya dan Keistimewaan Aroma
Karena syarat habitatnya yang sangat spesifik, tanaman langka ini cukup sulit untuk dibudidayakan oleh pencinta tanaman biasa di luar habitat aslinya. Meski demikian, ada beberapa ahli dan kolektor tanaman langka yang berhasil menanamnya di dalam penangkaran khusus dengan pengaturan suhu dan kelembapan, serta beruntung mendapatkan hasil memuaskan.
Keistimewaan Anggrek Monyet tidak berhenti pada bentuk visualnya saja. Aroma yang dipancarkan oleh bunga ini pun cukup mengejutkan. Alih-alih mengeluarkan aroma bunga pada umumnya, Anggrek Monyet justru menguarkan aroma harum dan segar yang sangat mirip dengan wangi buah jeruk matang!
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Menyenangkan
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)