Menembus Ratusan Miliar, Ini 4 Cairan Hewan Termahal di Dunia dan Manfaatnya
Beberapa hewan di dunia menghasilkan cairan langka dengan harga fantastis hingga ratusan miliar rupiah per galon demi kepentingan riset medis dan industri.
Beberapa spesies hewan di alam liar dianugerahi kemampuan biologis untuk menghasilkan ekskresi atau sekresi cairan yang sangat langka. Karena proses ekstraksinya yang rumit serta khasiatnya yang luar biasa di dunia medis dan peternakan, banyak instansi global rela menggelontorkan dana fantastis demi mendapatkan cairan tersebut. Berikut adalah ulasan mengenai empat cairan hewan termahal di dunia:
Daftar Komoditas Cairan Hewan dengan Nilai Fantastis
1. Bisa Ular King Kobra (Ohanin)
Bisa dari ular King Kobra (Ophiophagus hannah) menduduki salah satu peringkat atas cairan termahal di dunia. Eksklusivitas racun reptil ini terletak pada kandungan senyawa protein tinggi yang disebut Ohanin. Senyawa aktif ini sangat efektif digunakan oleh industri farmasi sebagai bahan dasar formula obat penawar nyeri kronis karena kekuatannya melampaui morfin tanpa efek kecanduan. Risiko keselamatan yang sangat besar dalam proses "memerah" bisa ular ini mendongkrak harganya hingga menembus USD 153.000 atau sekitar Rp 2,29 miliar per galon.
2. Lendir Katak Kassina (Senegal Running Frog)
Katak lari senegal (Kassina senegalensis) merupakan amfibi endemik yang mendiami kawasan sabana di benua Afrika. Saat terancam, katak berwarna hijau zaitun ini akan mengeluarkan lendir khusus dari pori-pori kulitnya sebagai mekanisme pertahanan diri. Unsur kimiawi dalam lendir ini diketahui mampu merangsang kontraksi jaringan usus manusia secara cepat, menjadikannya komoditas penting dalam riset pengobatan pencernaan. Komponen murni racun katak Kassina ini dibanderol seharga USD 1.600 atau berkisar Rp 23,9 juta per gram.
3. Sperma Kuda Ras Murni (American Pharoah)
Di industri peternakan pacuan kuda, genetika juara adalah segalanya. Setelah memenangkan kompetisi legendaris Triple Crown, pemilik kuda pacu berprestasi bernama American Pharoah menetapkan tarif kawin (stud fee) senilai USD 200.000 atau setara Rp 2,8 miliar untuk sekali perkawinan. Keunikan genetik pejantan murni ini membuat spermanya dihargai hingga USD 4,7 juta (sekitar Rp 67,9 miliar) per galon, mengingat volume ejakulasi yang dihasilkan sangat terbatas namun menjamin lahirnya keturunan kuda atletik berdarah murni.
4. Racun Kalajengking Deathstalker
Kalajengking Deathstalker (Leiurus quinquestriatus) atau kalajengking emas merupakan salah satu artropoda paling mematikan di bumi. Cairan bisanya menjadi sangat mahal karena satu ekor kalajengking ini hanya mampu menghasilkan maksimal 2 miligram racun dalam sekali peras. Namun di bidang onkologi dan neurologi, racun ini mengandung komponen peptide yang dapat menembus sawar darah otak untuk mendeteksi sel kanker, mengobati alzheimer, hingga mengatasi radang sendi. Kebutuhan medis yang masif ini membuat harganya melambung hingga USD 39 juta atau setara Rp 591 miliar per galon.
Kesimpulan: Cairan bernilai tinggi ini membuktikan bahwa senyawa kimia yang diproduksi oleh fauna—meskipun mematikan di alam liar—dapat diubah menjadi inovasi medis yang menyelamatkan jiwa manusia melalui teknologi sains modern.
Apa Reaksi Anda?
Suka
0
Tidak Suka
0
Cinta
0
Menyenangkan
0
Wow
0
Sedih
0
Marah
0
Komentar (0)