Hiu Goblin Predator Laut yang Memiliki Moncong Panjang

Hiu Goblin ini menyerupai monster, spesies unik ini sering dijuluki sebagai "fosil hidup" karena merupakan satu-satunya perwakilan dari famili Mitsukurinidae yang masih tersisa.

Okt 12, 2022 - 22:45
Diperbarui: 1 bulan yang lalu
0 0
Hiu Goblin Predator Laut yang Memiliki Moncong Panjang
Gambar Hiu Goblin

Hiu kerap diidentifikasi sebagai predator puncak yang menakutkan di lautan. Namun, tahukah Anda bahwa ada spesies hiu purba yang memiliki rupa paling tidak biasa di dunia? Makhluk laut dalam tersebut adalah hiu goblin (Goblin shark). Dikenal karena karakteristik fisiknya yang menyerupai monster, spesies unik ini sering dijuluki sebagai "fosil hidup" karena merupakan satu-satunya perwakilan dari famili Mitsukurinidae yang masih tersisa, sebuah garis keturunan tua yang telah eksis sejak 125 juta tahun lalu.

Salah satu keunikan utama hiu goblin terletak pada struktur mulutnya yang memiliki mekanisme rahang menonjol (protrusible jaws). Rahang ini dapat meluncur maju ke depan dengan sangat cepat untuk menyergap mangsa secara tiba-tiba. Di dalam rahang tersebut, mereka tidak memiliki gigi geraham untuk mengunyah, melainkan deretan gigi taring yang panjang, pipih, dan sangat tajam. Hiu dengan kulit unik berwarna merah muda (merah jambu semu) ini umumnya dapat tumbuh dengan panjang tubuh berkisar antara 3 hingga 4 meter.

Meskipun penampilannya menyeramkan, hiu goblin bukanlah perenang cepat. Dengan tekstur otot tubuh yang cenderung lembek dan ukuran sirip-sirip yang relatif kecil, metabolisme mereka lambat dan gerakannya pasif. Pola diet utama hiu laut dalam ini biasanya terdiri dari ikan bertulang sejati (teleostei), cumi-cumi (cephalopoda), serta beberapa jenis krustasea yang hidup di zona tengah laut (mesopelagik) hingga di dekat dasar laut (demersal).

Spesies ini bersifat batipelagik, artinya mereka menghuni wilayah laut yang sangat dalam. Habitat utamanya berada di lereng benua bagian atas, lembah bawah laut, hingga puncak gunung laut di berbagai samudra di seluruh dunia pada kedalaman ekstrem, umumnya di atas 1.200 meter di bawah permukaan laut.

Fakta Unik Hiu Goblin Secara Ilmiah

1. Variasi Nama Panggilan Internasional

Spesies bernama ilmiah Mitsukurina owstoni ini memiliki nama lokal yang unik di berbagai negara berdasarkan karakteristiknya. Di Prancis, hewan ini dijuluki Requin lutin (hiu peri/imp). Di Jepang, tempat pertama kali spesies ini dideskripsikan secara ilmiah, ia dinamai Mitsukurizame. Sementara itu, istilah "Hiu Goblin" merupakan terjemahan populer dari bahasa Inggris yang diadopsi secara global karena bentuk wajahnya yang mirip makhluk mitologi goblin.

2. Kontradiksi Fisik dan Anatomi Tubuh

Sebagai anggota ordo Lamniformes (kelompok yang juga menaungi hiu putih besar), hiu goblin memiliki anatomi yang kontradiktif. Di satu sisi, siluet tubuh mereka berbentuk menyerupai torpedo layaknya hiu pelagik berkecepatan tinggi. Namun di sisi lain, massa otot mereka sangat tidak padat, dengan kepadatan tulang rawan yang rendah serta sirip ekor yang tidak kaku. Karakteristik flaksid (lembek) ini merupakan adaptasi evolusi untuk menghemat energi di lingkungan laut dalam yang miskin nutrisi.

3. Navigasi Berbasis Medan Listrik (Ampullae of Lorenzini)

Karena hidup di zona afotik yang gelap gulita tanpa sinar matahari, mata hiu goblin tidak terlalu berfungsi efektif. Sebagai gantinya, moncong panjang mereka yang berbentuk seperti belati dipenuhi oleh ratusan lubang pori sensorik yang disebut Ampullae of Lorenzini. Organ elektroresepsi ini mampu mendeteksi pancaran medan listrik lemah yang dihasilkan oleh detak jantung atau gerakan otot mangsa yang bersembunyi di dalam kegelapan.

4. Sama Sekali Tidak Berbahaya bagi Manusia

Meskipun menyandang predikat predator, hiu goblin sama sekali tidak menimbulkan ancaman keselamatan bagi manusia. Kedalaman habitat mereka yang ekstrem membuat peluang interaksi langsung dengan manusia di alam liar hampir nol. Tidak pernah ada catatan medis mengenai serangan hiu goblin terhadap manusia. Kasus penemuan hiu ini umumnya terjadi secara tidak sengaja (bycatch) ketika spesimennya ikut terangkat oleh jaring pukat laut dalam milik nelayan komersial.

Sangat menarik bukan pembahasan mengenai keajaiban evolusi hiu goblin ini? Mari diskusikan opini Anda mengenai fauna laut dalam ini di kolom komentar. Bagikan juga artikel edukatif ini kepada rekan-rekan Anda agar wawasan sains kelautan ini semakin tersebar luas. Salam hangat dari tim redaksi!

Sumber Gambar & Referensi: By Dianne Bray / Museum Victoria - http://www.fishesofaustralia.net.au/home/species/3254, CC BY 3.0 au, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=25593311

Apa Reaksi Anda?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Menyenangkan Menyenangkan 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0

Komentar (0)

User