<!-- DEBUG-VIEW START 1 APPPATH/Views/themes/common/rss/feed.php -->
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">

    <channel>
        <title><![CDATA[Pena Sastrawan]]></title>
        <link>https://tafansa.id/rss-feeds/feed/author/pena-sastrawan</link>
        <description><![CDATA[Tafansa - Pena Sastrawan]]></description>
        <atom:link href="https://tafansa.id/rss-feeds/feed/author/pena-sastrawan" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        
                    <dc:rights><![CDATA[Copyright 2025 Tafansa - All Rights Reserved.]]></dc:rights>
        
                        <item>
                    <title><![CDATA[5 Tips Menjalin Ikatan Baik dengan Pribadi Sendiri]]></title>

                    <link>https://tafansa.id/5-tips-menjalin-ikatan-baik-dengan-pribadi-sendiri</link>
                    <guid isPermaLink="true">https://tafansa.id/5-tips-menjalin-ikatan-baik-dengan-pribadi-sendiri</guid>

                    <description><![CDATA[Ikatan baik dengan pribadi sendiri adalah pondasi yang penting untuk mencapai kesejahteraan, keberhasilan, dan tentunya kebahagian dalam hidup.]]></description>

                                            <enclosure url="https://tafansa.id/uploads/images/202306/image_1200x746_64795ec70f3a3.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>

                        <media:content url="https://tafansa.id/uploads/images/202306/image_1200x746_64795ec70f3a3.jpg" medium="image"/>
                    
                    <pubDate>Sun, 30 Jul 2023 18:00:19 +0700</pubDate>

                    <dc:creator><![CDATA[Pena Sastrawan]]></dc:creator>

                    
                                            <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;">Ikatan baik dengan pribadi sendiri adalah pondasi yang penting untuk mencapai kesejahteraan, keberhasilan, dan tentunya kebahagiaan dalam hidup. Hal ini perlu adanya cinta diri, penghargaan, dan penerimaan diri terhadap sejatinya diri kamu. Inilah lima tips menjalin ikatan baik dengan pribadi sendiri, perhatikan baik-baik, ya!</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong> </strong></span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>Tips Menjalin Ikatan Baik dengan Diri Sendiri</strong></span></h2>
<h3><span style="font-size: 12pt;">1. Perhatian kepada diri sendiri</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berikan perhatian dan luangkan waktu untuk kebutuhanmu. Utamakan kesehatan mental dan jiwamu dengan cara memberikan porsi yang cukup untuk waktu tidur, mengkonsumsi makanan, dan kebugaran tubuh dengan berolahraga yang teratur.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Yang perlu dilakukan lagi selain itu, nikmatilah segala aktivitas yang dilakukan agar rasa bahagia dan ketenangan tumbuh di dalam pribadimu. Memprioritaskan ketenangan dan kebahagiaan dengan perhatian kepada diri sendiri akan membantu menjalin ikatan baik dengan pribadi sendiri.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">2. Sadar diri</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Introspeksi dan refleksi terhadap diri sendiri akan membantu mengenali dirimu dengan lebih baik. Mengontrol emosi, reaksi, dan pikiran yang timbul. Memahami kebutuhan, keinginan, dan nilai-nilai. Dengan sadar diri, akan membantu mengenali dirimu dengan lebih baik dan membantu menentukan keputusan yang cocok dengan kondisi dan situasi serta tujuan hidupmu.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">3. Hargai dan berikan dukungan terhadap dirimu sendiri</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Sering sekali kita terlalu menitik beratkan pada kegagalan dan kelemahan yang terus menerus belajar untuk diperbaiki. Alih-alih membantu, malah terjebak di dalam keterpaksaan. Dengan memberi penghargaan dan dukungan sekecil apapun pencapaianmu, akan membantu lepas dari rasa tidak bersyukur dengan kenyataan.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Jangan mengabaikan pencapaian sekecil apapun, karena itulah yang akan menjadi langkah menuju keberhasilan yang besar. Menghargai dan memberi dukungan terhadap dirimu sendiri akan menjadi alat untuk memperkuat ikatan baik dengan pribadimu sendiri.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">4. Jadikanlah dirimu sendiri teman yang baik</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Dukunglah dan setia terhadap dirimu sendiri selayaknya teman yang baik. Berkomunikasilah dengan dirimu sendiri menggunakan bahasa yang penuh perhatian, kasih sayang, dan motivasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Berhentilah merendahkan  diri sendiri secara berlebihan dan terlalu bersikap kritis pada dirimu sendiri. Dukunglah dan perkuat dirimu saat tantangan berada di hadapan. Dengan menjadikan dirimu selayaknya teman yang baik akan menumbuhkan ikatan baik dengan pribadi sendiri.</span></p>
<h3><span style="font-size: 12pt;">5. Menerima kenyataan</span></h3>
<p><span style="font-size: 12pt;">Ketidakpuasan dan merasa gagal, bersumber dari terlalu tingginya harapan yang tidak disertai dengan lapang dada. Ini sangat penting untuk mengelola penerimaan kenyataan yang realistis. Tujuan yang diterapkan serta mengukur kemampuan diri sendiri akan membuat pengakuan bahwa dirimu hanyalah manusia yang memiliki keterbatasan, disinilah akan timbul yang namanya membutuhkan pertolongan terhadap orang lain. Dengan menerima kenyataan hidup akan menjadikan ikatan baik dengan pribadi sendiri.</span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Terapkan dan lakukan secara konsisten tips-tips ini, maka akan menumbuhkan ikatan yang baik dengan pribadi sendiri dan dapat menghargai atas kemampuan diri sendiri. Nikmati setiap prosesnya, karena ini akan menjadi perjalanan yang panjang, dengan bersabar pencapaian akan terpenuhi.</span></p>]]></content:encoded>
                                    </item>
                            <item>
                    <title><![CDATA[Tips Menghalau Chat WhatsApp Orang Lain Tanpa Memblokirnya]]></title>

                    <link>https://tafansa.id/tips-menghalau-chat-whatsapp-orang-lain-tanpa-memblokirnya</link>
                    <guid isPermaLink="true">https://tafansa.id/tips-menghalau-chat-whatsapp-orang-lain-tanpa-memblokirnya</guid>

                    <description><![CDATA[Dengan fitur ini kita bisa menghalau interaksi seseorang tanpa harus repot-repot memblokirnya.]]></description>

                                            <enclosure url="https://tafansa.id/uploads/images/202304/image-1200x746-6444d4ba09753.webp" length="49398" type="image/jpeg"/>

                        <media:content url="https://tafansa.id/uploads/images/202304/image-1200x746-6444d4ba09753.webp" medium="image"/>
                    
                    <pubDate>Sun, 23 Apr 2023 06:11:09 +0700</pubDate>

                    <dc:creator><![CDATA[Pena Sastrawan]]></dc:creator>

                    
                                            <content:encoded><![CDATA[<p><span>Seperti halnya aplikasi pesan instan lainnya, aplikasi WhatsApp (WA) memiliki fitur blokir kontak agar orang lain tidak akan menghubungi kita kembali.</span><span></span></p>
<p><span>Fitur blokir kontak pada aplikasi WhatsApp sangat membantu kita untuk menghalau orang lain mengirim </span><span>chat </span><span>kepada kita. Tindakan memblokir kontak dapat memutus komunikasi melalui aplikasi WhatsApp secara total.</span></p>
<p><span>Di dalam aplikasi WhatsApp terdapat satu fitur lagi yang dapat memutus komunikasi, akan tetapi tidak memutus secara total. Fitur ini hanya akan membatasi komunikasi kita dengan orang lain.</span></p>
<p><span>Dengan fitur ini kita tidak perlu khawatir akan terputusnya komunikasi secara ekstrem. Namun perlu di ingat bahwa fitur ini hanya akan membatasi interaksi </span><span>chat </span><span>dari orang lain, tidak untuk membatasi akses menghubungi secara <em>video call</em> atau telepon WhatsApp.</span></p>
<p><span>Fitur ini sangat berguna untuk meredam gangguan dari </span><span>chat </span><span>orang lain, karena </span><span>chat</span><span> dari orang lain tidak akan tertera pada daftar </span><span>chat</span><span> yang berada di halaman utama. Bahkan notifikasinya pun tidak akan muncul sama sekali, selagi fitur ini digunakan.</span></p>
<p><span>Fitur apakah yang bisa membatasi interaksi </span><span>chat</span><span> dari orang lain tanpa harus diblokir? Simak baik-baik langkah-langkah berikut ini agar kita terbebas dari gangguan </span><span>chat</span><span> orang lain.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_230410_051329_290.sdocx--></p>
<p> </p>
<h2><strong>Langkah Menghalau Chat Whatsapp Tanpa Memblokir</strong></h2>
<p><span>Pembatasan </span><span>chat</span><span> dengan fitur WhatsApp berupa mengarsipkan pesan orang yang mengganggu kita, berikut adalah langkah-langkahnya:</span></p>
<ul>
<li><span>Bukalah halaman depan berupa daftar </span><span>chat</span><span>.</span></li>
<li><span>Tentukan </span><span>chat</span><span> seseorang yang akan diarsipkan.</span></li>
<li><span>Tekan dan tahan </span><span>chat</span><span> yang telah ditentukan sampai menu pengaturan terbuka.</span></li>
<li><span>Pada menu pengaturan yang terbuka, tekan pilihan menu "Arsipkan".</span></li>
<li><span>Setelah pengarsipan selesai, </span><span>chat</span><span> serta notifikasinya tidak akan muncul kembali.</span></li>
<li><span>Pada tombol menu di atas yang berada di halaman utama, </span><span>chat</span><span> yang telah diarsipkan bisa diakses kembali pada halaman pengarsipan.</span></li>
</ul>
<p><span> </span></p>
<p><span>Kita tidak perlu khawatir dengan hilangnya </span><span>chat</span><span> dari orang yang mengirim kepada kita berupa pesan baru, walaupun tidak terdapat notifikasinya. Kita masih bisa membaca pesan tersebut jika ingin membukanya di kemudian hari.</span></p>
<p><span>Namun, kita hanya perlu membuka halaman pengarsipan yang menunya terdapat pada halaman utama daftar </span><span>chat</span><span>. Dengan pengarsipan tersebut, </span><span>chat</span><span> orang yang telah masuk ke dalam arsip akan tetap berada di halaman pengarsipan.</span></p>
<p><span>Dengan fitur ini kita dipermudah untuk menghalau </span><span>chat</span><span> WhatsApp orang lain tanpa harus memblokirnya. Pesan masuk dari orang yang telah diarsipkan akan terabaikan dengan sendirinya tanpa mengganggu sama sekali. Seperti itulah tips menghalau </span><span>chat</span><span> WhatsApp orang lain tanpa perlu memblokirnya.</span></p>
<p><span>Sedikit informasi yang penting untuk disampaikan, bahwa </span><span>chat</span><span> orang lain yang telah diarsipkan bisa dibuka kembali dengan cara tekan lama </span><span>chat</span><span> yang akan dikeluarkan dari arsip. Mudah-mudahan bermanfaat!</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_230410_052346_294.sdocx--></p>]]></content:encoded>
                                    </item>
                            <item>
                    <title><![CDATA[Mengenal Apa Itu Teks Narasi]]></title>

                    <link>https://tafansa.id/mengenal-apa-itu-teks-narasi</link>
                    <guid isPermaLink="true">https://tafansa.id/mengenal-apa-itu-teks-narasi</guid>

                    <description><![CDATA[Mengenal apa itu teks narasi beserta contohnya lengkap dengan penjelasan terperinci.]]></description>

                                            <enclosure url="https://tafansa.id/uploads/images/202304/image-1200x746-643431da8debf.webp" length="49398" type="image/jpeg"/>

                        <media:content url="https://tafansa.id/uploads/images/202304/image-1200x746-643431da8debf.webp" medium="image"/>
                    
                    <pubDate>Mon, 10 Apr 2023 13:52:14 +0700</pubDate>

                    <dc:creator><![CDATA[Pena Sastrawan]]></dc:creator>

                    
                                            <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Teks narasi merupakan teks yang mengisahkan sebuah kejadian atau peristiwa, dan disertai jelasnya kronologi waktu.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Teks narasi lebih dominan menggunakan kata kerja bentuk lampau dan kata bentuk konjungsi, serta memiliki tujuan untuk memberitahukan informasi berupa pengetahuan peristiwa atau kejadian. </span></span><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Teks narasi umumnya&nbsp;berstruktur, yakni terdapat orientasi, komplikasi, dan resolusi.</span></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"></span></p>
<h2><span style="font-size: 14pt;"><strong>Contoh Teks Narasi Fiksi</strong>&nbsp;</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""></span></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Berikut adalah contoh teks narasi berupa fiksi:</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Berita kehilangan seorang perempuan yang bernama Mak Dijah, terjadi pada tanggal 10 Desember 1920, ia merupakan istri dari pengusaha sukses di kota Wakanda. </span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Berita ini mencuat diberbagai media sosial, berawal dari sahabat karibnya yang bekerja satu tempat yakni di sekolah menengah ke atas sedang menunggu kedatangan Mak Dijah, waktu sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi ia tak kunjung datang juga, sahabatnya pun menelpon berulang-ulang akan tetapi tidak ada jawaban yang diterima.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Keluarga Mak Dijah pun dihubungi, namun tak ada seorang pun yang mengetahui keberadaan Mak Dijah, rasa cemas dan gelisah menyerang hingga melaporkan kejadian ini kepada polisi untuk meminta bantuan.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Seluruh anggota polisi dikerahkan untuk menelusuri diberbagai sudut kota. Tak berhenti begitu saja, pada sore harinya para polisi mengerahkan anjing pelacak beserta helikopter.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Sampai esok pagi, Mak Dijah tak kunjung ditemukan, pencarian dilanjutkan dengan menambah pasukan anggota polisi. Tepat pukul 12.00 siang, salah satu anggota polisi menemukan seseorang yang tergeletak di pinggir jalan.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Polisi mengidentifikasi mayat itu, dengan ciri-ciri berjenis kelamin perempuan, mengenakkan pakaian seragam guru, namun semua perhiasan dan barang-barangnya sudah lenyap, polisi menduga bahwa ini adalah korban pembegalan.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Berdasarkan ciri-ciri yang dikemukakan polisi, memiliki kecocokan dengan Mak Dijah yang menghilang ketika akan berangkat mengajar di sekolah.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Mayat tersebut di bawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi, dari hasil otopsi mengabarkan bawa korban terdapat luka tembak di bagian kepala dan dada, di sekujur tubuhnya tidak ada luka kekerasan benda tajam maupun benda tumpul.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pak Joko, selaku suaminya sangat terpukul atas kejadian meninggalnya Mak Dijah, beliau menuliskan surat terakhir untuk Mak Dijah yang akan dibacakan nanti setelah pemakaman Mak Dijah.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pidato yang dihadiri para murid Mak Dijah beserta seluruh anggota keluarga wali murid pecah dikerumuni tangisan dan kesedihan yang mendalam.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Seusai pidato Pak Joko, polisi pun langsung membrogol Pak Joko, dibawa kepersidangan untuk diminta keterangan, pengintrogasian terhadap Pak Joko yang ditemani satu orang pegawai kopi late, dan dua orang preman yang tertangkap sebelum pidato Pak Joko dimulai.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Usut punya usut, Pak Joko merupakan dalang dibalik pembunuhan Mak Dijah istrinya sendiri, pemicu pembunuhan ini berasal dari seorang perempuan yang merupakan selingkuhannya Pak Joko, ia di hasut oleh selingkuhannya.</span> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pak Joko, satu karyawan kopi late, selingkuhan Joko, dan dua preman akhirnya di vonis penjara seumur hidup karena telah melakukan pembunuhan berencana.</span></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&nbsp;&nbsp;</span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Dari contoh teks narasi di atas, terdapat beberapa ciri-ciri berupa:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Terdapat urutan waktu dan kronologis</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Mengandung tokoh atau karakter yang menghadapi konflik</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Ada sudut pandang atau POV yang menceritakan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">4. Terkandung unsur intrik, konflik, dan klimaks</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">5. Bertujuan memberikan hiburan atau pengalaman yang disampaikan.</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&nbsp;&nbsp;</span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Berikut adalah kata kerja bentuk lampau yang terdapat dalam teks narasi di atas:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Menunggu</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Menelpon</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Mengetahui</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">4. Dilakukan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">5. Ditemukan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">6. Mengenakan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">7. Lenyap</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">8. Menduga</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">9. Memiliki</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">10. Menghilang</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">11. Dibawa</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">12. Dilakukan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">13. Mengabarkan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">14. Menuliskan </span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">15. Dibacakan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">16. Menghindari</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">17. Dikerumuni</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">18. Mendalam</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">19. Diminta</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">20. Tertangkap</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">21. Dimulai</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">22. Dihasut</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">23. Divonis</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">24. Mencuat</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">25. Mengidentifikasi </span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">26. Terpukul</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">27. Membrogol</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">28. Dibawa</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">29. Diintrogasi</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">30. Melakukan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">31. Dijatuhi</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&nbsp;&nbsp;</span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Berikut adalah kata konjungsi yang terdapat dalam narasi di atas:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Yang</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Namun</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Hingga</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">4. Serta</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">5. Dan</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">6. Karena</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">7. Sehingga</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&nbsp;&nbsp;</span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Berikut adalah struktur dalam narasi di atas:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Orientasi: beruta kehilangan seorang perempuan bernama Mak Dijah, pada tanggal 10 Desember 1920, yang menjadi istri dari pengusaha sukses di kota wakanda.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Komplikasi: keluarga Mak Dijah meminta bantuan polisi untuk pencarian.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Resolusi: Mak Dijah akhirnya ditemukan namun dalam keadaan meninggal dunia, dan ternyata Mak Dijah korban dari rencana pembunuhan Pak Joko suaminya sendiri, akibat hasutan selingkuhannya.</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">&nbsp;&nbsp;</span></i> </span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Pelajaran berharga yang bisa diambil:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Menjaga kesetiaan pada pasangan adalah hal yang sangat penting.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Selingkuh dapat menyebabkan kerusakan besar dalam hubungan dan dapat berdampak buruk pada semua orang yang terlibat.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Melakukan tindakan kekerasan pada orang lain adalah tindakan yang tidak dibenarkan dan dapat hukuman berat.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">4. Keamanan dan keselamatan merupakan hal yang sangat penting, terutama ketika berada di tempat umum atau bepergian sendiri.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">5. Selalu Berhati-hati dan waspada dapat membantu mencegah kejadian yang tidak diinginkan.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">6. Kehilangan seseorang yang dicintai adalah pengalaman yang sangat menyakitkan dan sulit untuk dilupakan.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">7. Dukungan dari keluarga dan teman-teman sangat penting untuk membantu yang berduka.</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&nbsp;&nbsp;</span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Emosi yang mungkin dirasakan pembaca dari teks narasi di atas adalah:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Sedih dan simpati kehilangan Mak Dijah</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Marah dan kecewa terhadap Pak Joko selaku dalang tindakan kriminal</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Takut dan cemas atas kejadian hilangnya Mak Dijah</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">4. Terharu dan prihatin atas kerja keras polisi..</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">5. Tertarik dan penasaran untuk mengetahui bagaimana motif dibalik kasus Mak Dijah.</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">&nbsp;&nbsp;</span><br><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Berikut adalah nilai moral yang bisa kita petik dari teks narasi di atas:</span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">1. Mengambil keputusan jangan terburu-buru.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">2. Nilai kejujuran dan kesetiaan dalam hubungan harus dijungjung tinggi.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">3. Kebohongan dan pengkhianatan dapat merusak dan menimbulkan resiko besar.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">4. Mengambil tindakan&nbsp; menggunakan emosional, implusif, dan tidak terkendali merugikan orang lain dan diri sendiri.</span></i></span><br><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">5. Kepolisian merupakan institusi penting dan perlu dukungan dalam upaya mereka menyelesaikan kasus kriminal.</span></i><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_230331_204040_724.sdocx--></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><i><span ;="">&nbsp;</span></i></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Semoga bermanfaat.</span></span></p>]]></content:encoded>
                                    </item>
                            <item>
                    <title><![CDATA[Cara Membuat Outline Beserta Contohnya]]></title>

                    <link>https://tafansa.id/cara-membuat-outline-beserta-contohnya</link>
                    <guid isPermaLink="true">https://tafansa.id/cara-membuat-outline-beserta-contohnya</guid>

                    <description><![CDATA[Cara membuat outline beserta contohnya bagi pemula, contoh ini bukan sebagai acuan tetap namun bisa ditiru.]]></description>

                                            <enclosure url="https://tafansa.id/uploads/images/202303/image-1200x-6422f6d150a94.webp" length="49398" type="image/jpeg"/>

                        <media:content url="https://tafansa.id/uploads/images/202303/image-1200x-6422f6d150a94.webp" medium="image"/>
                    
                    <pubDate>Sat, 01 Apr 2023 23:20:08 +0700</pubDate>

                    <dc:creator><![CDATA[Pena Sastrawan]]></dc:creator>

                    
                                            <content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Outline adalah kerangka novel yang akan mempermudah dalam penulisan, baik bagi pemula maupun yang sedang berjalan di dunia kepenulisan.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pena Sastrawan akan membagikan cara membuat serta contoh outline yang mudah ditiru untuk novel kamu.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Yuk, simak baik-baik penjelasan di bawah ini.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Apakah kamu tahu? Di dunia pernovelan ada istilah plotter dan pantser. Kedua istilah ini sebagai julukan atau nama bagi seorang penulis.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Julukan plotter ialah bagi seorang penulis yang membuat novel dengan cara menggunakan outline, sedangkan julukan pantser ialah bagi seorang penulis yang membuat novelnya tanpa menggunakan outline.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Istilah tersebut menyesuaikan kenyamanan bagi seseorang, bagi yang nyaman menggunakan outline berikut ini adalah contoh outline novel yang bisa kamu tiru.</span></span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">&nbsp;</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>Contoh Outline Novel dengan Judul "Di Atas Sajadah Cinta"</b></span></span><br><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pada setiap bab, kamu tuliskan poin-poin penting selama perkembangan alur cerita, poin-poin inilah yang akan menjadi titik fokus dari Bab satu ke bab selanjutnya.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Ibarat kata, ini adalah titik-titik yang akan kamu sambungkan menjadi cerita yang utuh.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>Berikut contohnya:</b></span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 1 khitbah</b></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>- </b></span><span ;="">Dibuka dengan tokoh utama mengkhitbah pasangannya (pembukaan yang menimbulkan kesan pertama).</span></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- flashback ke masa-masa mereka berdua pertama kali berkenalan.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Reaksi mengejutkan pada pihak laki-laki atas keputusan yang diambil oleh pihak perempuan.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 2 Restu orang tua</b></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>-</b></span><span ;="">Menceritakan pihak keluarga laki-laki yang menerima atas penolakan pihak perempuan.</span></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Ceritakan setatus ekonomi keluarga perempuan.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan gambaran mengenai orang tua si perempuan yang keturunan orang paling kaya.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Jelaskan alasan dasar dari penolakan khitbah itu.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Tutuplah dengan ucapan orang tua perempuan yang menyakitkan hati keluarga laki-laki.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 3 Masa lalu</b></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Ceritakan siapa sebenarnya laki-laki itu.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan gambaran keluarga laki-laki, setatus ekonominya.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan kejadian dramatis ayah si laki-laki meninggal dunia.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Ceritakan dengan detail lokasi meninggalnya, dan aktivitas pekerjaannya.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Nah, dari bab 1 sampai bab 3 masih menceritakan awal perkembangan dan perkenalan karakter, konflik utama serta settingnya</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pada setiap bab tidak mengharuskan langsung dicantumkan sub judulnya. Boleh mencantumkannya di akhir pembuatan, karena sub judul adalah rangkuman cerita yang ada di dalam bab.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Lanjut lagi yuk!</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 4 Fokus ke cerita ibu si laki-laki</b></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Ceritakan kehidupan ibunya yang berjuang menjadi tulang punggung.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan kesedihan dan hinaan yang ia hadapi</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- selipkan gambaran betapa beratnya memikirkan anak laki-lakinya yang belum menikah padahal sudah menginjak usia 30 tahun.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Gambarkan beratnya si ibu membiayai sekolah anak bungsunya, sedangkan anak laki-lakinya sudah mulai memfokuskan diri untuk menikah.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 5 Terpuruk</b></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Ceritakan tragedi tiba-tiba ibu si laki-laki di bawa kerumah sakit lalu koma.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan gambaran si laki-laki mencari biaya rumah sakit.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Jelaskan keteguhan si laki-laki menghadapi kenyataan.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 6 flashback fokus ke laki-laki</b></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Ceritakan di masa usia laki-laki masih 20 tahunan.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan tragedi penolakan pekerjaan laki-laki dan penolakan khitbah yang pertama, kedua dan ketiga..</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Gambarkan keinginan si ibunya agar si anak laki-lakinya menikah dengan orang yang kaya, agar keangkat setatus ekonominya, sehingga menjadi alasan dasar si laki-laki selalu mencari yang kaya.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Dari bab 4 sampai bab 6 sudah mencapai titik tengah, biasanya disinilah para pembaca mengalami kebosanan dan penulis mengalami kekacauan. Maka gunakanlah plot twist yang masuk akal.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 7 Jalan hidup</b></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>-</b></span><span ;="">Ceritakan bagaimana si laki-laki sempat putus asa.</span></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Gambarkan dengan gamblang&nbsp; mengapa ia sempat-sempaynya berputus asa.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 8 perkenalan</b></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Ceritakan tragedi lokasi pertemuan pertama dengan si perempuan. (Cerita yang ini, harus sinkron dengan cerita yang di bab pertama, sebab pada bab pertama sudah dibuka awal konflik yang ini)</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan gambaran si laki-laki diajak ketempat yang sejuk oleh si perempuan.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Jelaskan alasan mendasar seperti ada kecocokan atau kesamaan dalam hidupnya, misalnya si laki-laki selalu ditolak khitbahnya dan keluarga si perempuan selalu menolak khitbahnya tiap laki-laki yang datang, padahal si perempuan menerima.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 9&nbsp; Berlabuh</b></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>-</b></span><span ;="">Ceritakan si laki-laki terpikat oleh si perempuan.</span></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- sisipkan kisah si perempuan yang selalu gagal menikah.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">Pada bab 7 sampai bab 8 terhubunglah konflik pertama dengan lanjutannya sehingga menimbulkan jawaban mengapa si laki-laki yang miskin mengkhitbah si perempuan yang kaya raya.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 10 Kenyamanan</b></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>- </b></span><span ;="">Ceritakan si laki-laki mengungkapkan perasaannya</span></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Jelaskan betapa cintanya si laki-laki karena menemukan kecocokan.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Buatlah adegan keduanya saling jatuh dalam perasaan yang sama</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;=""><b>Bab 11 Takdir</b></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;=""><b>- </b></span><span ;="">Pihak keluarga perempuan datang ke rumah sakit meminta maaf kepada ibu si laki-laki.</span></span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Buat gambaran keluarga perempuan membayar semua biaya perawatan ibu si laki-laki.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Buat adegan si ibu laki-laki sembuh dan si perempuan akhirnya bersatu kembali dengan si laki-laki.</span><br><span style="font-size: 12pt;" ;="">- Selipkan penjelasan pihak keluarga perempuan mengapa ia datang kembali, misalnya: ternyata waktu itu ia menolak dikarenakan si laki-laki usianya terpaut terlalu jauh dengan si perempuan, namun atas kecintaannya si perempuan meluluhkan hati orang tuanya.</span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- Dan buatlah adegan singkat bapaknya si laki-laki semasa hidupnya pernah satu pekerjaan yang sama dengan pekerjaan bapaknya si perempuan, buatlah dialog keduanya bahwa si laki-laki dan si perempuan di jodohkan.</span></span><br><span style="font-size: 12pt;"><span ;="">- lanjutkan sampai dimana keinginan kamu menamatkannya.</span></span><br>&nbsp;<br><span style="font-size: 12pt;" ;="">Tak ada cara penulisan outline yang benar, karena tidak ada aturan yang ditetapkan. Selagi kamu bisa mempetakannya dengan jelas, sudah disebut outline yang benar.</span><span style="font-size: 6px;" ;=""></span></p>]]></content:encoded>
                                    </item>
                </channel>
</rss>
<!-- DEBUG-VIEW ENDED 1 APPPATH/Views/themes/common/rss/feed.php -->
