<!-- DEBUG-VIEW START 1 APPPATH/Views/themes/common/rss/feed.php -->
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
     xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
     xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
     xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
     xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">

    <channel>
        <title><![CDATA[Miracle Aprillio Ilhami]]></title>
        <link>https://tafansa.id/rss-feeds/feed/author/miracle-aprillio-ilhami</link>
        <description><![CDATA[Tafansa - Miracle Aprillio Ilhami]]></description>
        <atom:link href="https://tafansa.id/rss-feeds/feed/author/miracle-aprillio-ilhami" rel="self" type="application/rss+xml"/>
        
                    <dc:rights><![CDATA[Copyright 2025 Tafansa - All Rights Reserved.]]></dc:rights>
        
                        <item>
                    <title><![CDATA[Etika Profesi Manager]]></title>

                    <link>https://tafansa.id/etika-profesi-manager</link>
                    <guid isPermaLink="true">https://tafansa.id/etika-profesi-manager</guid>

                    <description><![CDATA[Etika adalah konsep penilaian sifat kebenaran atau kebaikan dari tindakan sosial berdasarkan kepada tradisi yang dimiliki oleh individu maupun kelompok.]]></description>

                                            <enclosure url="https://tafansa.id/uploads/images/202307/image_1200x746_64bfdc5185be4.jpg" length="49398" type="image/jpeg"/>

                        <media:content url="https://tafansa.id/uploads/images/202307/image_1200x746_64bfdc5185be4.jpg" medium="image"/>
                    
                    <pubDate>Sat, 22 Jul 2023 06:42:10 +0700</pubDate>

                    <dc:creator><![CDATA[Miracle Aprillio Ilhami]]></dc:creator>

                    
                                            <content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Etika merupakan kata yang sudah familiar dengan kehidupan kita sehari-hari. Di mana pun kita berada pasti tidak bisa lepas dari etika. Baik di keluarga maupun di masyarakat etika akan selalu menyertai kehidupan kita. Begitupun dalam profesi, etika tidak bisa dilepaskan dari profesi. Tiap-tiap profesi pasti mempunya etikanya masing-masing.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Mengapa etika ada dalam suatu profesi? Hal ini pasti karena etika mempunyai peranan yang sangat penting dalam suatu profesi. Dalam mengemban suatu profesi, kita tidak bisa hanya mengandalkan keahlian dan kecakapan kita tanpa memperhatikan etika dalam bekerja. Sudah banyak contoh dari orang-orang pintar yang mumpuni di bidangnya hancur disebabkan tidak mempunyai etika yang baik (moralitas). Di samping itu, belakangan ini isu-isu seputar pelanggaran etika atau kode etik banyak terjadi. Oleh karena itu, etika harus dipahami dan diterapkan dalam sebuah profesi.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><o:p> </o:p></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Pengertian Etika</strong></span><o:p></o:p></h2>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Etika adalah konsep penilaian sifat kebenaran atau kebaikan dari tindakan sosial berdasarkan kepada tradisi yang dimiliki oleh individu maupun kelompok. Pembentukan etika melalui proses filsafat sehingga etika merupakan bagian dari filsafat. Unsur utama yang membentuk etika adalah moral. Etika hanya mengatur tentang cara manusia dalam bertindak dan tidak memperhatikan kondisi fisik dari manusia.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Ruang lingkup etika meliputi analisis dan penerapan konsep mengenai kebenaran, kekeliruan, kebaikan, keburukan, dan tanggung jawab. Pengelompokan etika secara umum terdiri dari etika deskriptif, etika normatif, etika deontologi, dan etika teleologi. </span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Manfaat dari etika adalah adanya pengendalian diri individu yang dapat mempermudah pemenuhan atas kepentingan kelompok sosial.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;"> </span></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Pengertian Profesi</strong></span><o:p></o:p></h2>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Apa itu profesi? Profesi merupakan pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan termasuk dalam profesi. Lalu apa perbedaan di antara keduanya dan apa itu profesi? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang dimaksud oleh profesi adalah bidang pekerjaan yang dilandasi oleh pendidikan keahlian, seperti keterampilan serta kejuruan tertentu.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Istilah profesi dapat mengacu kepada siapa saja yang mencari nafkah dengan cara melakukan satu kegiatan yang membutuhkan tingkat pendidikan dan keterampilan atau pelatihan tertentu. Biasanya, profesi memiliki standar tersendiri dan berkaitan dengan profesionalitas sebagai salah satu karakteristik.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;"> </span></p>
<h2 style="text-align: left;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Etika Porfesi Manager</strong></span><o:p></o:p></h2>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Dalam sebuah perusahaan terdapat satu profesi yang disebut manager. bisa dibilang seorang manager memegang peranan penting pada sebuah perusahaan sebagai pimpinan suatu divisi perusahaan. Seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Etika dan tanggung jawab wajib dimiliki oleh seorang manager. Berikut ini adalah beberapa etika yang harus dimiliki oleh seorang manager, di antaranya:</span><o:p></o:p></p>
<ol>
<li style="text-align: left; font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Memiliki sikap melayani</span></li>
<li style="text-align: left; font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Menyampingkan kepentingan pribadi</span></li>
<li style="text-align: left; font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Memiliki jiwa pemimpin</span></li>
<li style="text-align: left; font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Memiliki rasa tanggung jawab terhadap bawahan dan perusahaan</span></li>
<li style="text-align: left; font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Banyak bekerja, sedikit bicara</span></li>
<li style="text-align: left; font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Pandai bekerja sama dengan orang lain</span></li>
</ol>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Ricky W. Griffin dalam bukunya yang berjudul Business mengklasifikasikan etika manajerial ke dalam tiga kategori:</span><o:p></o:p></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;"><!-- [if !supportLists]--><strong>1. Perilaku Terhadap Karyawan</strong></span><o:p></o:p></h3>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Kategori ini meliputi aspek perekrutan, PHK/pemecatan, gaji/kondisi upah dan kerja, serta ruang pribadi, dan penghormatan. Pedoman etis dan hukum mengemukakan bahwa keputusan perekrutan dan pemecatan harus didasarkan hanya pada kemampuan untuk melakukan pekerjaan.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Perilaku yang secara umum dianggap tidak etis dalam kategori ini misalnya mengurangi upah pekerja karena tahu pekerja itu tidak bisa mengeluh lantaran takut kehilangan pekerjaannya. Selain itu, kesehatan dan keselamatan kerja karyawan juga harus menjadi perhatian serius oleh manajer. Kerja yang terlalu berat bagi karyawan seperti hustle culture atau sistem 996 di China sangat merugikan karyawan. Karyawan yang sehat, selamat, dan bahagia akan membuat perusahaan dan organisasi menjadi lebih produktif dan maju.</span><o:p></o:p></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;"><!-- [if !supportLists]--><strong>2. Perilaku Terhadap Organisasi</strong></span><o:p></o:p></h3>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Permasalahan (etika) juga terjadi dalam hubungan pekerja dengan organisasinya. Masalah yang terjadi terutama menyangkut tentang kejujuran, konflik kepentingan, dan kerahasiaan. Masalah kejujuran yang sering terjadi di antaranya menggelembungkan anggaran atau mencuri barang milik perusahaan. Konflik kepentingan terjadi ketika seorang individu melakukan tindakan untuk menguntungkan diri sendiri, namun merugikan atasannya. Misalnya, menerima suap Sementara itu, masalah pelanggaran etika yang berhubungan dengan kerahasiaan di antaranya menjual atau membocorkan rahasia perusahaan kepada pihak lain.</span><o:p></o:p></p>
<h3 style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;"><!-- [if !supportLists]--><strong>3. Perilaku Terhadap Agen Ekonomi Lainnya</strong></span><o:p></o:p></h3>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Seorang manajer juga harus menjalankan etika ketika berhubungan dengan agen-agen ekonomi lain sepertI: pelanggan, pesaing, pemegang saham, pemasok, distributor, dan serikat buruh.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><o:p> </o:p></p>
<h4 style="text-align: left;"><strong><span style="font-size: 12pt;">Kesimpulan</span></strong><o:p></o:p></h4>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Pentingnya etika bagi seorang manager yaitu dia tidak hanya asal perintah tetapi juga harus ikut bertanggung jawab atas organisasi atau perusahaannya. Sebagai pemimpin yang baik dia harus menyampingkan urusan pribadinya, bahkan tak jarang kepentingan pribadi itu harus dikorbankan demi kepentingan organisasi yang dipimpinnya. Biasanya semakin tinggi jabatan maka akan semakin banyak yang mereka pimpin, maka dari itu seorang manager membutuhkan sikap melayani.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">Tapi tekadang banyak orang menguasai teori tetapi tidak dapat menerapkan dalam kehidupan nyata, Seorang pemimpin yang baik tidak hanya menguasai teori, tetapi juga bisa mempraktikkan itu sehingga dapat diikuti oleh bawahannya. Anak buah adalah rekan kerja dalam tim, bukan semata-mata sebagai bawahan, karena bagaimanapun seorang pemimpin tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan orang lain, termasuk anak buahnya.</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><o:p> </o:p></p>
<h4 style="text-align: left;"><strong><span style="font-size: 12pt;">Daftar Pustaka</span></strong><o:p></o:p></h4>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">https://www.gurupendidikan.co.id/contoh-kata-pengantar/</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">https://www.scribd.com/document/457189639/makalah-etika-profesi</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">https://id.wikipedia.org/wiki/Etika</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">https://www.gramedia.com/best-seller/apa-itu-profesi/</span><o:p></o:p></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;">https://fitrianahafid91.blogspot.com/2014/04/etika-profesi-manager.html</span></p>
<p style="text-align: left;"><a href="https://jendelaguru.com/etika-manajerial-manajer/"><o:p></o:p></a><span style="font-size: 12pt;">https://jendelaguru.com/etika-manajerial-manajer/</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-size: 12pt;"> </span></p>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penulis:</span></p>
<ol>
<li style="font-size: 12pt;">
<p><span style="font-size: 12pt;">Miracle Aprillio Ilhami (Mahasiswa Universitas Panca Sakti Bekasi - Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi)</span></p>
</li>
<li style="font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Dr. Son Haji, S.Ag, MM (sebagai dosen pengampu)</span></li>
</ol>
<p><span style="font-size: 12pt;">Penyunting Naskah:</span></p>
<ol>
<li style="font-size: 12pt;"><span style="font-size: 12pt;">Nurdiansyah</span></li>
</ol>]]></content:encoded>
                                    </item>
                </channel>
</rss>
<!-- DEBUG-VIEW ENDED 1 APPPATH/Views/themes/common/rss/feed.php -->
